Pages

Jumat, 04 Desember 2015

Pengertian Internet



RujukanSkripsi-Postingan kali ini akan dibahas tentang pengertian internet, melipuri sejarah singkat internet, pengertian internet, dan manfaat dan dampak negatip penggunaan internet. Silahkan dirujuk dan semoga bermanfaat.
Baca juga artikel terkait tentang Cara Membuat EmailGratis di Gmail (Google Mail)


Pengertian Internet
Istilah internet sudah sangat akrab dengan kita. Internet dapat membantu menyelasaikan tugas-tugas yang kita miliki. Segala informasi dapat diperoleh dari internet. Berkomunikasi secara langsung dengan teman, keluarga atau siapapun yang ada di luar kota atau di luar pulau bahkan melintasi benua atau samudra dapat kita lakukan dengan mudah dalam hitungan detik, melalui internet. Peristiwa-peristiw mutakhir di seluruh penjuru dunia dapat kita ikuti dan ketahui juga dengan internet. Namun, tahukah kita apa itu internet? Mengapa internet sangat membantu dalam aktivitas manusia? Untuk itu marilah kita mengenal lebih jauh tentang internet.
A.    Sejarah Internet
Pada awalnya internetmerupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan softwarekomputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet (Adi dan Siyamtiningtyas, 2010: 2).
B.     Pengertian Internet
Istilah internet banyak kita jumpai dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Namun, ternyata banyak di antara kita yang belum tahu secara pasti apa itu internet. Istilah internet berasal dari bahasa Latin “inter” yang berarti “antara” sedangkan “net” berarti “jaring”. Dengan demikian secara harfiah dapatlah diartikan internet adalah jaringan antara atau penghubung. Kata internt sendiri merupakan singkatan dari “interconnection networking” yang berarti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan sebagainya (Adi dan Siyamtiningtyas, 2010: 3).
Dengan demikian, internet merupakan sekumpulan komputer yang terhubung menjadi satu dalam sebuah jaringan komputer yang berada di seluruh dunia tanpa mengenal batas teritorial, hukum, dan budaya sebagai sarana berkomunikasi dan menyebarkan informasi. Oleh karena internet adalah sebuah jaringan, maka sebuah komputer yang terhubung dengan internet akan terhubung dengan komputer yang berada di seluruh dunia.
Untuk mengatur lalu lintas integrasi dan jaringan komunikasi jaringan internet ini digunakan protokol yaitu TCp / IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar. Adapun IP (Intenet Protocol) secara umum berfungsi untuk memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat digunakan, mengatur, dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
Komputer yang terhubung dengan internet akan dapat mengakses berbagai informasi secara gratis dengan jumlah yang tidak terbatas. Internet dapat dikatakan sebagai sumber data dan informasi serta sarana pertukaran data dan informasi tanpa adanya jarak fisik dari komputer dan dalam waktu yang sangat cepat.
C.    Manfaat dan Dampak Negatif Internet
Internet merupakan teknologi informasi dan komunikasi yang telah berkembang sangat pesat. Internet telah memberikan banyak manfaat bagi penggunanya yang meliputi segenap lapisan masyarakat, dari mulai pelajar, mahsiswa, guru, pengelola perpustakaan, petani, pemerintah, artis, dokter, para investor dan sebagainya. Namun, layaknya pisau bermata dua, internet juga memiliki sisi negatif yang dapat mempengaruhi tingkah laku sosial, budaya, politik, ekonomi, dan pendidikan manusia. Untuk itu perlu diketahui apa manfaat dan dampak negatif dari internet sehingga kita bisa mengambil sebanyak-banyaknya manfaat dari internet dan membuang sejauh-jauhnya dampak negatif internet.
1.      Manfaat Internet dalam Kehidupan
Awalnya internet hanya digunakan oleh kalangan tertentu saja dan dengan komponen tertentu pula. Dewasa ini, orang di dalam rumah pun bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon. Berikut beberapa manfaat penggunaan internet di beberapa bidang.
a.       Bidang Pendidikan
Di bidang pendidikan, internet memungkinkan kita untuk mendapatkan banyak referensi keilmuan dari perpustakaan maya (library online) yang ada di internet dan sebagai media pembelajaran secara online (e-learning).
b.      Bidang Ekonomi dan Bisnis
Di bidang ekonomi dan bisnis, internet hadir dengan istilah e-commerce. Hal ini berperan dalam kegiatan perdagangan, jual beli, promosi dan sebagainya dapat dilakukan melalui internet tanpa harus bepergian. Contoh kita dapat membeli pakaian di toko pakaian onlineatau membeli buku di toko buku online. Contoh toko buku online yang dapat kita kunjungi misalnya, http://rujukanbukuku.blogspot.co.id, http://gramedia.online.com, dan lain-lain.
c.       Bidang Pemerintahan
Di bidang pemerintahan, internet dikenal dengan nama e-government. Dengan e-government pemerintah dapat memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat secara maksimal. Dapat pula digunakan sebagai sarana mempererat hubungan antarnegara. Contoh situs pemerintahan misalnya http://jakarta.go.id.
d.      Bidang Sosial
Di bidang sosial, internet dapat digunakan untuk memberikan informasi mengenai berbagai kegiatan sosial yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan dan juga dapat digunakan untuk membantu penggalangan dana untuk kegiatan sosial.
e.       Bidang Keagamaan
Di bidang keagamaan, internet dapat digunakan untuk sarana diskusi, tanya jawab masalah agama, berbagi ilmu agama dan sebagainya.
f.       Sarana Bersosialisasi dan Mencari Sahabat
Pengguna internet dapat menjalin komunikasi dengan rekan-rekannya di seluruh penjuru dunia dalam waktu singkat dan biaya yang murah melalui fasilitas e-mail dan chattingmelalui berbagai situs yang ada seperti www.yahoo.com, www.facebook.com, www.gmail.com, dan sebagainya.
g.      Sarana Hiburan
Internet menyediakan banyak fasilitas pilihan seperti permainan atau games, musik, video, dunia entertainmentdan sebagainya. Salah satu situs penyedia hiburan musik misalnya www.indowebster.com.
2.      Dampak Negatif Internet dalam Kehidupan
Selain memiliki banyak manfaat, internet juga memiliki dampak negatif dalam kehidupan. Dampak negatif tersebut seperti dijelaskan berikut ini.
a.       Pornografi
Dengan kemampuan kecepatan informasi yang dimiliki oleh internet, pornografi pun merajalela. Internet dapat menyajikan gambar-gambar bahkan video pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browsermelengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih homepage yang dapat diakses. Bahkan beberapa negara telah menerbitkan kebijakan pemblokiran situs-situs porno, salah satunya Indonesia.
b.      Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan banyak ditampilkan di internet karena alasan bisnis. Para pemilik situs melakukan berbagai macam cara agar dapat menjual situs-situs mereka walaupun harus menampilkan masalah-masalah tabu.
c.       Penipuan
Internet pun tidak luput dari serangan penipuan, seperti perilaku cracker, manipulasi data, dan lain-lain. Cara terbaik untuk menghidarinya adalah dengan mengabaikan hal ini dan jangan mudah tertarik. Sebaiknya konfiramsi terlebih dahulu informasi yang mengindikasi penipuan tersebut.
d.      Carding
Berbelanja dengan menggunakan kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan di internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan di bidang ini. Dengan sifat terbuka, para penjahat mampu mendeteksi aktivitas transaksi penggunaan kartu kredit online dan mencatat kode kartu yang digunakan yang kemudian digunakan untuk kepentingan kejahatan mereka.
e.       Perjudian
Dampak lain yang ditimbulkan oleh internet adalah meluasnya perjuadian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu lagi pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Mereka cukup mengunjungi situs-situs penyedian perjudian online. Sebisa mungkin kita harus membentengi diri dan keluarga kita dari pengaruh perjudian online ini.

Daftar Pustaka
Adi, Dhanang Sukmana dan Yuliyani Siyamtiningtyas. 2010. Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Kemendiknas.

Kamis, 03 Desember 2015

Pengertian Model Pembelajaran Student Teams Achievment Division (STAD)


Rujukan Skripsi- Postingan kali ini akan dibahas tentang Pengertian Model Pembelajaran Student Teams Achievment Division (STAD). Silahkan dirujuk dan semoga bermanfaat. Baca juga postingan tentang Proposal Skripsi Pendidikan Matematika tentang Model Pembelajaran Snowball Throwing.
Proposal Skripsi Pendidikan Matematika tentang Model Pembelajaran Snowball Throwing - See more at: http://rujukanskripsi.blogspot.co.id/#sthash.KoCaoHZw.dpuf


Pengertian Model Pembelajaran Student Teams Achievment Division (STAD)
 
       Strategi pembelajaran Tutor Sebaya atau Student Teams Achievment Division (STAD) menurut Slavin bahwa: suatu pembelajaran secara berkelompok beranggotakan 4-5 orang, merupakan campuran laki-laki dan perempuan yang beraneka ragam. Inti dari pembelajaran Teman Sebaya adalah guru menyampaikan suatu tunggal untuk tiap kelompok. (Slavin-1995).
Strategi  belajar ini dilakukan dengan cara memberdayakan kemampuan siswa yang memiliki daya serap yang tinggi, siswa tersebut mengajarkan materi/ latihan kepada teman-temanya yang belum faham. Strategi ini banyak sekali manfaatnya baik dari sisi siswa yang berperan sebagai tutor maupun bagi siswa yang diajarkan. Peran guru adalah mengawasi kelancaran pelaksanaan metode ini dengan memberi pengarahan dan bimbingan.
Pembelajaran Tutor sebaya dikenal dengan pembelajaran teman sebaya atau antar peserta didik hal ini biasa terjadi ketika peserta didik yang lebih mampu menyelesaikan pekerjaannya sendiri dan kemudian membantu peserta didik lain yang kurang mampu. Alternatifnya, waktu khusus tiap harinya harus dialokasikan agar peserta didik saling membantu dalam belajar baik satu-satu atau dalam kelompok kecil.
Tutor sebaya merupakan salah satu strategi pembelajaran untuk membantu memenuhi kebutuhan peserta didik. Ini merupakan pendekatan kooperatif bukan kompetitif. Rasa saling menghargai dan mengerti dibina diantara peserta didik yang bekerja sama.
Tutor sebaya akan merasa bangga atas perannya dan juga belajar dari pengalamannya. Hal ini membantu memperkuat apa yang telah dipelajari dan diperolehnya atas tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. Ketika mereka belajar dengan “ Tutor Sebaya “, peserta didik juga mengembangkan kemampuan yang lebih baik untuk mendengarkan, berkosentrasi  dan memahami apa yang dipelajari dengan cara yang bermakna. Penjelasan Tutor Sebaya kepada temannya lebih memungkinkan berhasil dibandingkan guru. Peserta didik melihat masalah dengan cara yang berbeda dibandingkan penyampaian orang dewasa dan mereka menggunakan bahasa yang lebih akrab.
Dalam penggunaan metode pembelajaran tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan, seperti halnya tutor sebaya. Uraian diatas adalah beberapa kelebihan dari metode tutor sebaya sementara kekurangan metode ini antara lain :

  •  tidak semua siswa dapat menjelaskan kepada temannya

  • tidak semua siswa dapat menjawab pertannyaan temannya
Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 3)
  1. Pilihlah materi dan bagi dalam sub-sub materi.
  2. Guru membentuk kelompok siswa secara heterogen sebanyak sub-sub materi. Siswa yang pandai tersebar dalam setiap kelompok dan sebagai tutor sebaya.
  3. Masing-masing kelompok mempelajari materi itu dengan dipandu siswa yang pandai.
  1. Beri waktu yang cukup untuk persiapan baik didalam kelas maupun di luar kelas.
  2. Setiap kelompok melalui wakilnya menyampaikan sub materi sesuai dengan tugas yang telah diberikan. Guru tetap sebagai nara sumber. 
  3. Berilah kesimpulan dan klarifikasi seandainya ada pemahaman siswa yang perlu diluruskan. 


Daftar Pustaka
 3. Saminanto, Ayo Praktik PTK, RaSAIL Media Group, Okt.2010, h.49

Selasa, 01 Desember 2015

Pengertian Populasi dan Sampel

Rekan-rekan Rujukan Skripsi, berikut akan dibahas tentang pengertian populasi dan sampel. Silahkan dirujuka dan semoga bermanfaat.

Silahkan baca juga artikel tentang PengertianInstrumen Penelitian dan Cara Menyusun Instrumen.
 

daPengertian Instrumen Penelitian


PENGERTIAN POPULASI DAN SAMPEL
Dalam sebuah penelitian ilmiah, dikenal dua istilah yang saling berkaitan dan sangat penting keberadaannya yaitu populasi dan sampel. Berikut akan diulas tentang populasi dan sampel tersebut.
1.      Populasi
Penyelidikan yang menggunakan hipotesis nol, akan berhadapan dengan masalah populasi dan sampel, karena penelitian selalu berhubungan dengan sekelompok subyek, gejala, nilai tes benda-benda ataupun peristiwa (Surakhmad, 2004: 93). Lebih jauh Sugiyono (2010: 117) menyatakan, “Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya”.
Dengan demikian, populasi bukan hanya orang melainkan seluruh objek atau benda-benda apapun yang dapat diamati kebedaannya di alam raya ini. Populasi juga tidak hanya berkaitan dengan kuantitas semata, namun juga berkaitan dengan seluruh karakteristik yang melekat pada subjek atau objek tersebut.
Sebagai perumpamaan, kita akan melakukan penelitian pada sebuah sekolah, maka sekolah tersebut merupakan populasi dalam arti kuantitas atau jumlah. Di dalam populasi sekolah tersebut juga terdapat populasi yang bersifat karateristik atau kualitatif misalnya, karakteristik orang atau seluruh karyawan dan siswa yang ada di sekolah tersebut seperti motivasi, kedisiplinan, tanggungjawab, iklim organisasi, keteladanan dan lain-lain. Di samping itu juga terdapat populasi karakteristik objek atau benda-benda lain di sekolah tersebut seperti tata kelas, kerapihan ruangan kelas dan sekolah, keindahan taman, nilai-nilai siswa dan lain-lain.
Satu individu baik berupa benda hidup maupun benda mati bisa dikatakan populasi, karena individu tersebut memiliki berbagai macam karakteristik seperti mental, motivasi, gaya berjalan, gaya bicara, cara berkembang biak, berat benda, sifat kepadatannya, dan lain-lain. Misalnya akan diteliti tentang kedisiplinan seorang kepala sekolah, maka kedisiplinan tersebut merupakan sampel dari semua karakteristik yang dimiliki kepala sekolah tersebut.
2.      Sampel
Bagian dari sebuah populasi adalah sampel. Arikunto (2010: 174) menyatakan bahwa “sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti”. Sedangkan Sugiyono (2010: 118) menyatakan bahwa “Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”.
Sampel merupakan perwakilan dari populasi yang harus dapat merepresentasikan populasi tersebut. Bila suatu penelitian akan meneleti suatu populasi yang besar sedangkan untuk melakukan penelitian tersebut terdapat banyak keterbatasan, maka peneliti bisa mengambil sebagian dari populasi tersebut sebagai sampel yang nantinya akan dijadikan kesimpulan akhir terhadap populasi tersebut. Kesalahan dalam pengambilan sampel berarti kesalahan pula dalam menarik kesimpulan. Oleh karenanya perlu diperhatikan baik-baik kaidah-kaidah dalam pengambilan sampel.
Selanjutnya, untuk menentukan banyaknya sampel yang akan digunakan Arikunto (2010: 120) menjelaskan bahwa, “Apabila subjeknya kurang dari 100 lebih baik diambil semua hingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Selanjutnya jika jumlah subjeknya besar dapat diambil antara 10-15 %, atau 20-25% atau lebih”.
Di samping itu juga dikenal beberapa teknik dalam pengambilan sampel. Secara garis besar teknik pengambilan sampel dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu Probability Sampling danNonprobability Sampling. Probability Sampling meliputi simple random, proportionate stratified random, disproportionate stratified random, dan area random. Nonprobability Sampling meliputi sampling sistematis, sampling kuota, sampling aksidental, purposive sampling, sampling jenuh, dan snowball sampling (Sugiyono, 2010: 118).

Daftar Pustaka
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (edisi revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D). Bandung: Alfabeta.

Surakhmad, Winarno. 2004. Pengantar Penelitian Ilmiah (Dasar, Metode dan teknik). Bandung: Tarsito.